Dia
nyawanya tergantung pada karya
pada sebatang kretek yang di isap
sebotol arak yang ditenggak
atau pada mencekamnya malam
dia
hidup demi sebuah pengabdian
menghancurkan diri
mengeksploitasi jiwa dan penderitaan
penggal-penggal lirik ritmis nan liris
dia
hidup di alam fatamorgana
menguntai kata dalam bahasa cinta
harmonisasi seni dan keindahan surga
aforisma tanpa nada, hanya jiwa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar